Langsung ke konten utama

Postingan

Cosmoligical Co-insidence

Bang Dika pernah nulis di buku Marmut Merah Jambu kayak gini: "Gue menyebut ini semua sebagai cosmological co-incidence, atau kebetulan kosmos, kebetulan yang dirancang oleh alam semesta. Semesta telah mengatur pertemuan kita. Lebih jauh lagi, gue nggak percaya pada kebetulan, gue lebih percaya pada pertemuan yang direncanakan diam-diam. Masing-masing dari kita punya garis kehidupan yang telah digambarkan. Dan masing-masing dari kita, kalau diijinkan, akan saling bersinggungan." Yup, sebuah kebetulan kosmos yang sebenarnya sudah dirancang sedemikian rupa dan sempurna. Aku nggak pernah minta bisa masuk elektro, tapi garis hidupku ternyata dielektro, bersinggungan sama umar, dedi, mbambung, risa, ratna dan temen-temen elektro lainnya. Aku nggak pernah minta untuk bisa ketemu sama mas heng, bahkan sebelumnya aku nggak tau siapa dia, tapi garis hidup kita memang ditakdirkan untuk sempat bersinggungan. Setahun yang lalu aku juga nggak pernah tau kok bisa tiba-tiba ketemu lagi sama...

7 Emosi ekstrem

Mengopy nasehat pak Mario... Berhati-hatilah jika Anda sedang berada di dalam salah satu dari tujuh emosi ekstrem ini, yaitu: 1. MARAH 2. TAKUT 3. SEDIH 4. HARU 5. CINTA 6. GEMBIRA 7. CEMBURU Karena, Anda mudah membuat kesalahan di dalamnya, dengan mempercayai orang yang salah, dan meyakini kesalahan sebagai kebenaran. Dan itulah sebab dari hampir semua penyesalan kita. Maka gunakanlah hati Anda dua kali. Berhati-hatilah. Mario Teguh

Cowok Itu Kayak Kecambah

^Cowok itu kayak Kecambah^ Analogi itu dipajang jadi status di FBnya Dek Ari, adek sepupuku yang di Surabaya. Pas baca itu aku langsung bingung. Aku comment deh dibawah statusnya itu : 'kok iso dianalogikan kayak kecambah Dek??'... Gak lama kemudian ada SMS masuk, ternyata dari Dek Ari.. SMS itu bunyinya : 'persamaan kecambah sama cowok tu mbak, hidup'e gampang, tumbuh'e yo gampang, uwakeh pisan, beli 1000 dapet banyak... iya kan... jadi kalo putus ama cowok, tinggal beli lagi. 1000 ae dah dapet banyak.. hehehee..' aku diam sebentar untuk memahami SMS tadi, terus aku nulis : 'oalah,,, ngono tho,,, Hahahaha... LOGIS!' terus aku send ke Dek Ari... :) :) :) :) :) :)

kaca mata yang pas

Gue baru aja pinjem buku bagus dari tetangga gue. Udah lama sih aku pingin baca buku ini. Gara-gara gue idup diantara orang-orang yang jarang bahkan males baca buku, gue nggak tau harus kemana pinjem tuh buku. Gue baru kesampaian dapet tuh buku empat hari yang lalu, dipinjemin sama Dek Niken, tetangga gue. Dan baru membacanya pas malem minggu kemarin. Buku Marmut Mareh Jambu emang buku yang bagus, buku yang jujur, buku yang realistis dan penuh history. Bang Dika emang juara bikin kisah cinta dan hidupnya jadi konsumsi publik yang mengasikkan gini. Ada beberapa bagian yang aku suka dari buku ini... Mulai dari bab pertama, cinta diam-diam, " Pada akhirny, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin menjauh. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam p...

Menikah Untuk Yang Berani

Menikah itu butuh keberanian. Berani mencintai. Berani disakiti. Berani bertanggung jawab. Berani memikul beban berdua. Berani keluar dari kenyamanan sementara. Berani lepas dari orang tua. Berani menjalani hidup bersama. berani dikhianati. Benari diberi amanat seorang putra. Berani mencari nafkah untuk kehidupan bersama. karena Menikah hanya untuk mereka yang berani... #Yosea D Cristiono

Pertimbangan Calon Pasangan

Hanya mereview dari poin-poin pembahasan yang disampaikan sama Bapak Mario Teguh (MTGW) tentang bagaimana pertimbangan-pertimbangan dalam menentukan calon pasangan yang layak menjadi pasangan kita. SERI 1# Anda akan menua bersamanya/bayangkan seperti apa Dia saat tua nanti// Akan banyak sifat dan kebiasaannya/yang belum tentu sesuai dengan Anda// Apakah Dia/akan tetap setia/ sampai tua// Apakah Dia/ akan menjadi pasangan/ yang menurunkan anak-anak yang sehat dan cerdas// Apakah Anda berdua /bersedia meninggalkan kebiasaan yang tidak sesuai// SERI 2# Sejujur-jujurnya pacaran/ Tetap menyembunyikan keaslian yang baru tampak dalam pernikahan// Perhatikanlah..// Apakah Dia menghina saat marah/ Tidak logis saat cemburu/ Atau kalau sudah maunya/ya maunya// Atau// Apakah Dia berfokus pada penyelesaian masalah/ Dan bukan pada siapa yang salah// Dan merayakan saat-saat berbahagia/ Daripada mengungkit-ungkit kesalahan masa lalu// SERI 3# Semua hubungan yang tidak dipelihara/ Akan turun kualitasny...