Langsung ke konten utama

Postingan

DEDI MISWANTO

Dedi Miswanto... d400060022 Temen jaman kuliah S1 yang masih setia nemenin aku sampai saat ini. Kita satu angkatan, angkatan 2006 TE UMS. Sejak semester satu kita udah deket. Dia kocak dan bisa bikin aku ketawa. Apalagi kalo aku lagi BT, dia bisa banget bikin banyolan yang bikin aku ngekek. Yah, walaupun semua banyolannya cuman ngecrohi dan ngeledekin aku doang. Dia bilang aku jin botol lah, dia manggil aku ndut lah, dia bilang aku gak laku2 lah, dia bilang aku kayak tukang jaga lilin pas lagi ngepet. hahahaha,,, Dasar Dedi semprul! Enteng banget ngomonge.. Walaupun Dedi orangnnya sering ngeledekin aku, tapi aslinya dia orang yang baik banget sama aku. Dia salah satu orang kepercayaan ku, selain mbambung tentunya. Gimana yah,,, orangnya pinter jaga kepercayaan sih. Dia juga selalu ngasih saran yang positif sama aku. Bener-bener best friend deh. Dia tong sampah idup buat aku! hahahahha....

netral pertempuran hati..!

Ketika engkau di hasut Dan dipikiranmu terpaut Terjadilah... Pertempuran hati... Sejenak engkau terdiam Berselimut tanda tanya Ada apa .....kenapa mengapa ..... Kau diambang kebimbangan, Tepi jurang keraguan Jalan mana yang harus kau tempuh Oooooohhhhh............ Detik menit berlalu Engkau digoda engkau dirayu Sampai ajal memanggil namamu Tiap detik menit berlalu Engkau dicoba engkau diadu Sampai maut menjemput nyawamu Sampai maut menjemput nyawamu

bangkit

Sekarang aku mulai bangkit, menata kembali semua kepercayaanku terhadap orang-orang. Mereka mungkin tidak paham bagaimana selama ini aku selalu curiga dengan semua yang mereka lakukan. Aku merasa semua orang didunia tidak ada yang benar-benar tulus berbuat baik. Mereka semua punya motivasi terselubung, meskipun motivasi itu hanya sekedar pemuasan diri terhadap apa yang diinginkannya. Yah, whatever lah, semua bisa terjadi karena hati orang siapa tahu...

kehilangan

Sebenarnya hidup hanya serangkaian kehilangan sejak lahir kita sudah belajar untuk kehilangan banyak hal kita kehilangan rasa hangat, aman dan nyaman dari rahim ibu mungkin karena itu kita menangis saat kita keluar dari kandungan Hingga akhirnya saat maut menjemput kita kehilangan nafas hidup dan segalanya Hidup akan lebih mudah dijalani bila kita sadar sepenuhnya bahwa semua yang ada dalam diri kita hanya titipan Tuhan. Kehilangan hanyalah soal waktu... lebih cepat atau lebih lambat. *untuk yang pernah dan takut kehilangan*

Allah yang telah menghilangkan duka cita kami..

"Alhamdulillahhillazi azhab annal hazan.” ( QS. Fathir: 34 ) “segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita kami..” Allahumma inni audzubika minal hammi wal hazan, wa audzubika minal ajzi wal kasal, wa audzubika minal jubni wal bukhli, wa audzubika min ghalabatid dain wa qahrir rijal (HR. ABu Daud) "Ya Allah, aku berlindung pada Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, dan dari tekanan hutang dan kesewenang-wenangan orang..."